Facebook Fan Page
Sitemap
Kontak
Pengaduan Masyarakat
Kuisioner
 
BERANDATENTANG KRPPELAYANANKOLEKSIPENELITIANTAUTANUNDUHANLELANGBANK BIJI
Berita lainnya
08-12-2017
Tingkatkan Pelayanan Publik, Kebun Raya Purwodadi selenggarakan Pelatihan Budaya Pelayanan Prima yang kedua

30-11-2017
Jenis Tumbuhan Asing Invasive Ditemukan di Cagar Alam Pulau Sempu, Peneliti Kebun Raya Purwodadi Berikan Rekomendasi Kebijakan Pengelolaan

27-11-2017
Acara Lepas Sambut Kepala BKT Kebun Raya Purwodadi-LIPI

berita lainnya >>



beranda > what's on > diklat perkebunrayaan kelas teknis tingkat vi tahun 2017 diselenggarakan di kebun raya purwodadi-lipi

Diklat Perkebunrayaan Kelas Teknis Tingkat VI Tahun 2017 diselenggarakan di Kebun Raya Purwodadi-LIPI


Pada tanggal 7-10 Agustus 2017 bertempat di Balai Konservasi Tumbuhan Kebun Raya Purwodadi (KRP) - LIPI dilaksanakan Diklat Perkebunrayaan Kelas Teknis Tingkat VI. Diklat ini diikuti oleh 75 orang peserta yang berasal dari 32 Kebun Raya se-Indonesia, yang terdiri dari empat Kebun Raya dibawah pengelolaan LIPI,Kebun Raya Daerah, dan Kebun Raya di bawah pengelolaan Perguruan Tinggi.Tujuan Diklat Teknis ini untuk mempersiapkan SDM terlatih dan paham kaidah-kaidah perkebunrayaan, khususnya dalam melakukan eksplorasi, pengoleksian spesimen tanaman dari hutan, dan penanganannya di kebun raya. Pelatihan ini diharapkan dapat mendukung percepatan pembangunan Kebun Raya Daerah.

Acara di hari pertama Diklat adalah pembukaan dan pembekalan materi di Gedung Serba Guna, KRP. Diklat ini diawali dengan menyanyikan lagu Kebangsaan Indonesia Raya dan dilanjutkan dengan sambutan dari Kepala Seksi Eksplorasi dan Koleksi Tumbuhan BKT KRP- LIPI, Deden Mudiana, M.Si. mewakili Kepala KRP. Diklat ini dibuka secara resmi oleh Dr. Didik Widyatmoko, M.Sc. selaku Kepala Pusat Konservasi Tumbuhan Kebun Raya – LIPI. Dalam sambutannya, Dr. Didik menyampaikan bahwa kegiatan ini sangat penting untuk meningkatkan kapasitas SDM khususnya dalam kegiatan eksplorasi dan penanganan hasil eksplorasi.“Target-target eksplorasi jangan hanya diukur secara kuantitas, namun perlu ditingkatkan aspek kualitas koleksi, yaitu nilai konservasi koleks itumbuhannya. Hal ini sesuai dengan Target 8 Global Strategy for Plant Conservation/GSPC) bahwaKebunRaya Indonesia harus mampu mengkonservasi 70% tumbuhan terancam punah,”ujar Kepala PKT Kebun Raya LIPI. 

Setelah acara  pembukaan, dilakukan pre-test sebelum acara pembekalan materi untuk mengetahui pengetahuan dan pemahaman peserta sebelum pelatihan. Selanjutnya dilanjutkan dengan kegiatan pembekalan materi yang meliputi (i) Pengantar Registrasi dan pengelolaan data koleksi kebun raya  (ii) Eksplorasi Tumbuhan (iii) Pengoleksian tumbuhan non-anggrek dan penanganannya (iv) Pengoleksian anggrek dan penanganannya (v) Pengoleksian material herbarium, pembuatan dan pemeliharaan herbarium.

Di hari kedua dan ketiga diklat, peserta melakukan praktek kegiatan di lapangan, yaitu melakukan eksplorasi tumbuhan dan pengoleksian tumbuhan di hutan di kawasan Tahura R. Suryo, Cangar, Batu. Peserta dibagi dalam 6 kelompok dengan 3 fasilitator pendamping. Keenam kelompok diberi tanggung jawab untuk melakukan eksplorasi dan mendapatkan target spesimen yang telah ditentukan. Peserta dilatih dari tahap mempersiapkan suatu kegiatan eksplorasi, pengenalan tumbuhan, pembagian tugas anggota dalam tim eksplorasi, eksplorasi ke lapangan, penanganan material di lapangan, dan pengisian form A-1 untuk registrasi spesimen yang akan menjadi calon koleksi di kebun raya.

Di hari ke-empat diklat, para peserta mendapatkan pelatihan dan praktek langsung dengan pendampingan dari fasilitator tentang penanganan, pendataan dan pemeliharaan spesimen tumbuhan hasil eksplorasi di rumah kaca pembibitan dan herbarium di KRP. Beberapa peserta pun ada yang melakukan kunjungan ke unit pelayanan jasa dan informasi KRP untuk berkonsultasi. Hermansyah salah satunya, Kasie Konservasi dari Kebun Raya Sriwijaya ini memanfaatkan kesempatan berkunjung ke Kebun Raya Purwodadi ini untuk menggali informasi seputar SOP berbagai pelayanan jasa. Dalam kunjungannya,Hermansyah mendapatkan penjelasan dari Koordinator unit Dokinfo, Promosi dan Kerjasama Janis Damaiyani S.Si., M.Sc. tentang pentingnya website dan media social sebagai sarana untuk menyosialisasikan pentingnya konservasi tumbuhan dan keberadaan kebun raya daerah.

Setelah praktek penanganan spesimen pasca-eksplorasi dan perawatannya di kebun raya, peserta mengikuti Post Test untuk mengukur peningkatan pengetahuan dan pemahaman para peserta tentang materi dan pelatihan yang diberikan selama diklat berlangsung. Kegiatan ini kemudian dilanjutkan dengan Forum Diskusi dengan moderator Dwi Murti Puspitaningtyas dari PKT Kebun Raya-LIPI, dan narasumber Kepala Bidang Pengembangan Kawasan Konservasi Tumbuhan Ex-situ, PKT Kebun Raya – LIPI, Dr. Joko Ridho Witono, dan Kepala Seksi Eksplorasi dan KonservasiTumbuhan, DedenMudiana, M.Si. Berbagai permasalahan yang dihadapi oleh kebun raya daerah disampaikan dalam diskusi siang hari itu dan ditanggapi oleh narasumber untuk solusi permasalahannya. Pelaksanaan konservasi dan perkebunrayaan tidak hanya membutuhkan pengetahuan dan keterampilan tetapi juga komitmen pemerintah daerah untuk bersinergi dalam pembangunan infrastrukturnya. Kewenangan tersebut mencakup lintas institusi yang perlu bersinergi satu sama lain. LIPI melalui Kebun Raya berkomitmen dalam mendampingi pembangunan kebun raya daerah. LIPI membantu kebun raya daerah tidak hanya dengan diklat perkebunrayaan tetapi juga secara kajian ilmiah dalam proses pembangunannya.

Setelah forum diskusi yang hangat, ketua panitia pelaksana diklat perkebunrayaan mengumumkan nama-namapeserta dari kebun raya daerah yang berprestasi dalam diklat perkebunrayaan kali ini. Menurutnya, semua peserta telah menunjukkan keseriusan dan antusiasme yang tinggi dalam mengikuti kegiatan diklat kali ini dan layak menjadi juara.Ketiga juara yang diumumkan adalah Yance Simon dari Kebun Raya Kendari sebagai juara pertama, juara kedua dan ketiganya masing-masing Muhammad Jalaludin dari Kebun Raya Lombok dan Hermansyah dariKebun Raya Sriwijaya.

Kegiatan ini kemudian ditutup oleh Deden Mudiana, M.Sc. mewakili Kepala Kebun Raya Purwodadi.Dalam sambutannya di penutupan diklat ini, Deden Mudiana mengharapkan agar segala pengetahuan dan keterampilan yang didapat selama pelaksanaan diklat kali ini dapat dibagikan dan diimplementasikan di masing-masing kebun raya. Setelah acara penutupan kemudian para peserta dan panitia menghadiri acara Farewell Party (perpisahan) dengan menikmati jamuan sore dan suasana penuh keakraban di Plasa Taman Paku Kebun Raya Purwodadi dengan iringan musik dan sumbangan lagu dari peserta maupun panitia.(Sanusi/KRP).




Balai Konservasi Tumbuhan Kebun Raya Purwodadi - LIPI
Jl. Raya Surabaya - Malang Km. 65, Purwodadi, Pasuruan - Jawa Timur 67163
Telp. (0343) 615033, Fax. (0341) 426046

Copyright © 2008-2016 Balai Konservasi Tumbuhan Kebun Raya Purwodadi
Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia
responsive css boilerplate by Skeleton