Facebook Fan Page
Sitemap
Kontak
Pengaduan Masyarakat
Kuisioner
 
BERANDATENTANG KRPPELAYANANKOLEKSIPENELITIANTAUTANUNDUHANLELANGBANK BIJI
Berita lainnya
12-04-2017
Selamat dan Sukses untuk BKT Kebun Raya Cibodas-LIPI di Ulang Tahunnya yang ke-165

11-04-2017
Peneliti BKT Kebun Raya Purwodadi Temukan Dua Spesies Baru Anggrek dari Pulau Sumatera, Indonesia

05-04-2017
Evaluasi Kesesuaian Proses Bisnis, Kebun Raya Purwodadi Selenggarakan Audit Internal ISO 9001:2015

berita lainnya >>



beranda > what's on > peneliti bkt kebun raya purwodadi temukan dua spesies baru anggrek dari pulau sumatera, indonesia

Peneliti BKT Kebun Raya Purwodadi Temukan Dua Spesies Baru Anggrek dari Pulau Sumatera, Indonesia


Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) kembali menemukan spesies baru. Spesies baru yang ditemukan adalah dari Famili Orchidaceae (Anggrek), genus Paphiopedilum, yaitu Paphiopedilum lunatum Metusala dan Paphiopedilum bungebelangi Metusala. Peneliti LIPI dari satuan kerja BKT Kebun Raya Purwodadi, Destario Metusala, melalui penelitiannya berhasil mengidentifikasi kedua spesies tersebut dan dinyatakan sebagai spesies baru. Hasil penelitian penemuan spesies baru anggrek tersebut telah dipublikasikan di jurnal ilmiah Edinburgh Journal of Botany pada pertengahan Maret lalu.

Kedua spesies baru anggrek tersebut mempunyai karakter unik. Karakter unik P. lunatum adalah bentuk staminodium-nya (struktur khusus dan unik pada genus Paphiopedilum yang merupakan stamen steril) yang berbentuk bulan sabit (lunatus). Pemberian nama P. lunatum merujuk pada karakter tersebut. Paphiopedilum bungebelangi mempunyai bentuk mahkota bunga yang bergelombang sepanjang tepi membuat penampilannya sangat unik, khas, dan indah. Specific Epithet ‘bungebelangi’ merujuk kepada Bahasa Gayo di Aceh Tengah, tempat ditemukannya anggrek ini, dimana ‘bunge’ dalam bahasa Gayo artinya adalah bunga dan ‘belangi’ artinya cantik atau indah.

Kedua spesies baru anggrek tersebut tumbuh di habitat alaminya, yaitu di hutan belantara di pegunungan Aceh yang berlereng-lereng, Pulau Sumatera. Karakteristik habitat kedua spesies baru anggrek ini adalah tanah berserasah di daerah dataran tinggi. Paphiopedilum lunatum tumbuh pada ketinggian 1300-1600 m dpl, sedangkan P. bungebelangi pada ketinggian 1500-1600 m dpl.

Penemuan spesies baru tersebut tak luput dari peran beberapa pihak diantaranya Rita Subowo (Ketua Umum Perhimpunan Anggrek Indonesia (PAI)),  Frankie Handoyo dan Ramadhani Prasetya (tim ahli PAI) serta Irawati dan Andi Widjaja (supervisor). Penemuan anggrek spesies baru ini diharapkan semakin meningkatkan spirit (semangat) BKT Kebun Raya Purwodadi – LIPI dalam berkontribusi dalam inventarisasi dan konservasi keanekaragaman tumbuhan Indonesia yang dikenal sebagai salah satu ‘biodiversity hotspot’ (area dengan keanekaragaman flora dan fauna tertinggi di dunia). (Sumber: Janis Damaiyani)




Balai Konservasi Tumbuhan Kebun Raya Purwodadi - LIPI
Jl. Raya Surabaya - Malang Km. 65, Purwodadi, Pasuruan - Jawa Timur 67163
Telp. (0343) 615033, Fax. (0341) 426046

Copyright © 2008-2016 Balai Konservasi Tumbuhan Kebun Raya Purwodadi
Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia
responsive css boilerplate by Skeleton