Facebook Fan Page
Sitemap
Kontak
Pengaduan Masyarakat
Kuisioner
 
BERANDATENTANG KRPPELAYANANKOLEKSIPENELITIANTAUTANUNDUHANLELANGBANK BIJI
STAF PENELITIKEGIATAN PENELITIAN

beranda > penelitian > kegiatan penelitian > dioscorea kebun raya purwodadi: "potensi lokal yang tersembunyi"

Dioscorea Kebun Raya Purwodadi: "Potensi Lokal Yang Tersembunyi"


Dioscorea atau lebih dikenal sebagai uwi, huwi, gadung, atau polo pendem merupakan tanaman yang sudah lama dikenal oleh masyarakat. Namun, pemanfaatan uwi masih terbatas sebagai camilan tradisional dan kurang diminati oleh generasi muda. Kebun Raya Purwodadi memiliki 90 nomor koleksi dari famili Dioscoreaceae yang terdiri dari 5 jenis, yaitu Dioscorea alata, Dioscorea hispida, Dioscorea esculenta, Dioscorea pentaphylla, dan Dioscorea bulbifera.

Sejak 2011, Dioscoreaceae menjadi salah satu penelitian unggulan di KRP. ”Kami melakukan eksplorasi, inventarisasi, karakterisasi dan analisis pada jenis-jenis dioscorea yang ada di wilayah Jawa Timur” demikian disampaikan Fauziah, peneliti Dioscorea dari KRP. Beberapa literatur menyebutkan Dioscorea dapat dimanfaatkan sebagai sumber protein free gluten, bahan kosmetik, serta obat-obatan.

Salah satu hasil penelitian yang telah diterbitkan dalam Jurnal Tropical Life and Science menyebutkan Dioscorea memiliki karakter granul pati yang berbeda-beda, baik antar jenis maupun antar varietas dalam satu jenis. Penelitian ini mengkarakterisasi granul pati dari umbi 9 varietas Dioscorea hispida dan 12 varietas Dioscorea alata. Dioscorea hispida atau gadung memiliki bentuk granul pati yang didominasi bentuk polygonal, hal ini senada dengan hasil penelitian granul pati yang dilakukan oleh peneliti lain di luar negeri. Namun, pada gadung koleksi Kebun Raya Purwodadi ditemukan pula bentuk triangular yang belum dilaporkan di penelitian lain. Untuk ukuran, granul pati gadung termasuk dalam kelompok ukuran “Sangat kecil” sampai “Kecil” sehingga dapat dimanfaatkan sebagai bahan baku industri non-pangan. Bentuk granul pati pada Dioscorea alata atau Uwi, didominasi bentuk triangular dan polygonal dengan ukuran masuk pada kategori “Sedang/ medium” kecuali dua varietas Uwi yaitu Uwi Ratu dan Uwi Ulo, dimana keduanya memiliki ukuran granul pati “Besar”. Pemanfaatan granul pati dengan ukuran besar biasanya digunakan untuk industri pangan. (SM)

Sumber: Fauziah, Shofiyatul Mas’udah and Hendrian. 2016. Study on The Starch Granules Morphology of Local Varieties of Dioscorea hispida and Dioscorea alata. The Journal of Tropical Life Science Vol 6,No 1, pp 47-52.



Balai Konservasi Tumbuhan Kebun Raya Purwodadi - LIPI
Jl. Raya Surabaya - Malang Km. 65, Purwodadi, Pasuruan - Jawa Timur 67163
Telp. (0343) 615033, Fax. (0341) 426046

Copyright © 2008-2016 Balai Konservasi Tumbuhan Kebun Raya Purwodadi
Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia
responsive css boilerplate by Skeleton