Facebook Fan Page
Sitemap
Kontak
Pengaduan Masyarakat
Kuisioner
 
BERANDATENTANG KRPPELAYANANKOLEKSIPENELITIANTAUTANUNDUHANLELANGBANK BIJI
STAF PENELITIKEGIATAN PENELITIAN

beranda > penelitian > kegiatan penelitian > ekspedisi flora kebun raya purwodadi, "kekayaan hayati pulau sempu yang menakjubkan" (bagian2)

Ekspedisi Flora Kebun Raya Purwodadi, "Kekayaan Hayati Pulau Sempu yang Menakjubkan" (Bagian2)


Ekspedisi flora Sempu yang keempat telah berhasil dilakukan sebagai kelanjutan kegiatan penelitian unggulan Kebun Raya Purwodadi (KRP) “Kajian Diversitas Flora Pulau Kecil dalam rangka Pemetaan Sumber Daya Hayati di Cagar Alam Pulau Sempu, Kabupaten Malang, Jawa Timur”. Ekspedisi yang berlangsung selama 8 hari tersebut (19-26 Mei 2016) diketuai oleh Lia Hapsari dan 4 anggota ekspedisi lainnya yaitu  Fadilah, Ilham, Suhadinoto, dan Sumaji. Berbeda dengan ekspedisi sebelumnya oleh Tim Sempu 3 yang berfokus pada lokasi Blok Tlogo Lele dan jalur di sekitarnya (bagian Utara dan Tengah dari Pulau), Tim Sempu 4 ini menjangkau Blok Segoro Anakan dan jalur di sekitarnya (bagian Barat Daya, Barat dan Barat Laut dari Pulau).  Untuk sampai ke lokasi tujuan, tim Sempu 4 didampingi oleh petugas dari resort Pulau Sempu (Setyadi dan Ardyan) dan pemandu lokal (Kasetyo).

Jalur jelajah ekspedisi yang ditempuh dengan berjalan kaki ini cukup menantang. Tim harus menempuh jalur utama Teluk Semut menuju Laguna Segoro Anakan yang panjang jalurnya mencapai 2 km dengan melewati medan yang terjal berkarang dan penuh akar banir yang licin. Kegiatan ekspedisi pada jalur ini diselesaikan selama 4 hari. Selain jalur utama, Tim juga mengambil jalur yang mengitari pesisir Barat Pulau Sempu yang menghubungkan 8 pantai dan 1 teluk. Delapan pantai tersebut meliputi Pantai Tanjung, Pantai Sentigen, Pantai Setumbut, Pantai Karetan, Pantai Pelawangan, Pantai Selatan, Pantai Gladakan, dan Pantai Barubaru; serta satu teluk yaitu Teluk Pandan. Jalur jelajah kedua yang panjangnya mencapai ± 3 km ini berhasil diselesaikan dalam waktu 2 hari.

Masing-masing jalur dan titik lokasi eksplorasi flora memiliki karakteristik lingkungan yang unik dengan tipe flora yang spesifik. Diluar kondisi medan yang memang cukup berat, jalur ekspedisi yang ditempuh oleh tim Sempu 4 ini juga menawarkan keindahan alam yang luar biasa. Setiap harinya, seluruh anggota Tim mendapatkan pengalaman berbeda yang mengesankan dan tidak terlupakan. Semua lelah yang dirasakan tim terbayarkan oleh suguhan pemandangan surga tersembunyi: laguna, teluk dan pantai-pantai yang berpasir putih mutiara, air laut yang biru sebening kristal, hamparan karang yang indah dan langit biru nan cerah... Sangat menakjubkan!”, ungkap Lia.

Keanekaragaman flora di Cagar Alam Pulau Sempu Blok Segoro Anakan terbilang cukup tinggi dengan kondisi yang masih terjaga, meskipun pada beberapa titik telah ditemukan jenis tumbuhan eksotik invasif terutama pada jalur yang dilalui oleh wisatawan. Total sebanyak 112 nomor akses koleksi tumbuhan yang terdiri atas 545 spesimen dalam bentuk anakan (seedling), biji, rhizome, stek batang dan umbi (tuber) berhasil dikumpulkan untuk dikonservasi secara ex-situ di KRP. Sebagian besar tumbuhan yang dikoleksi berupa pohon, namun juga terdapat semak, tumbuhan merambat, tumbuhan berumbi, herba dan epifit. Beberapa tumbuhan yang berhasil dikoleksi antara lain Sandoricum koetjape (Meliaceae), Schefflera elliptica (Araliaceae), Diospyros spp. (Ebenaceae), Garcinia spp. (Clustaceae), Polyathia spp. (Annonaceae), Aglaia spp. (Meliaceae), Ixora spp. (Rubiaceae), Rauvolfia spp. (Apocynaceae), Lophopetalum javanicum (Celastraceae), Baccaurea spp. (Euphorbiaceae), Carallia brachiata (Rhizophoraceae), Cycas circinalis (Cycadaceae), dan lain-lain. Untuk jenis anggrek hanya ditemukan dan dikoleksi sebanyak 6 nomor meliputi Dendrobium subulatum, Ascochilus emarginatus, Taeniophyllum sp.1, Taeniophyllum sp.2, Schoenorchis sp., dan Thrixspermum subulatum; sedangkan untuk jenis paku-pakuan hanya dikoleksi satu nomor saja yaitu Pteris mertensioides. Dalam eksplorasi ini setidaknya didapatkan sebanyak 6 jenis tumbuhan yang diduga merupakan koleksi baru di KRP.

Sebagai salah satu kegiatan penelitian unggulan KRP, selain menyelesaikan misi pengkoleksian tumbuhan di Pulau Sempu, Tim Sempu 4 juga melakukan beberapa penelitian terkait baik langsung di lapangan dan lanjutan di laboratorium. Beberapa penelitian yang dilakukan antara lain studi vegetasi dan sebaran tumbuhan eksotik invasif pada jalur utama Teluk Semut – Segoro Anakan dan jalur pesisir pantai Barat Pulau Sempu, pemanfaatan tumbuhan di Pulau Sempu berbasis pengetahuan lokal, variasi morfologi dan genetik Ixora spp. (Rubiaceae), serta ekofisiologi jenis-jenis anggrek (Orchidaceae) di Pulau Sempu. Kajian diversitas flora di Pulau Sempu ini akan dilanjutkan oleh Tim Ke-lima dan Ke-enam yang rencananya diberangkatkan pada tahun 2017 mendatang dan berlokasi pada bagian pulau yang belum dikaji oleh tim-tim sebelumnya yaitu di Pulau Sempu bagian Timur (Blok Telogo Dowo) dan Selatan (Blok Tanjung Harapan).

[Ilham Kurnia Abywijaya & Lia Hapsari/ Ed: JD]




Balai Konservasi Tumbuhan Kebun Raya Purwodadi - LIPI
Jl. Raya Surabaya - Malang Km. 65, Purwodadi, Pasuruan - Jawa Timur 67163
Telp. (0343) 615033, Fax. (0341) 426046

Copyright © 2008-2016 Balai Konservasi Tumbuhan Kebun Raya Purwodadi
Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia
responsive css boilerplate by Skeleton