Facebook Fan Page
Sitemap
Kontak
Pengaduan Masyarakat
Kuisioner
 
BERANDATENTANG KRPPELAYANANKOLEKSIPENELITIANTAUTANUNDUHANLELANGBANK BIJI
STAF PENELITIKEGIATAN PENELITIAN

beranda > penelitian > kegiatan penelitian > ekspedisi flora kebun raya purwodadi, "kekayaan hayati pulau sempu yang menakjubkan" (bagian 1)

Ekspedisi Flora Kebun Raya Purwodadi, "Kekayaan Hayati Pulau Sempu yang Menakjubkan" (Bagian 1)


Tim Ekspedisi Flora Kebun Raya Purwodadi (KRP) kembali menyambangi Pulau Sempu, Kabupaten Malang, Jawa Timur pada 20-27 April 2016. Tim ini merupakan tim ketiga yang berangkat dalam rangka mengkaji keanekaragaman flora pulau kecil setelah dua tim sebelumnya diberangkatkan tahun 2015 lalu. Kajian keanekaragaman flora pulau kecil merupakan salah satu kegiatan penelitian unggulan KRP. Anggota Tim Ekspedisi Flora yang berangkat tahun ini adalah Matrani, Febrina, Citra, Apriyono dan Jamal. Berbeda dengan ekspedisi tahun 2015 yang difokuskan pada daerah pesisir utara Pulau Sempu, ekspedisi tahun ini menjangkau ke dalam kawasan tengah pulau.

Selama 7 hari di Pulau Sempu, Tim Ekspedisi mendapatkan pengalaman yang mengesankan dan tidak terlupakan. Mulai dari pemandangan alam yang indah sampai jenis tumbuhan yang beranekaragam. Jalur yang menjadi area ekspedisi meliputi Blok Waru-waru, pertigaan Pasir Putih,  pertigaan Tlogo Pring, blok Katesan, pertigaan Pangul, Tlogo Lele dan Tlogo Dowo.  Panjang jalur Waru-waru hingga Tlogo dowo mencapai  3 km dan ditempuh  sekitar 1,5 -2 jam dengan berjalan kaki. Untuk sampai lokasi tujuan, tim ekspedisi didampingi penuh oleh petugas resort Pulau Sempu dan pemandu lokal. “Banyak sekali jenis tumbuhan yang kami lihat disana, pengennya dibawa pulang ke KRP semua tapi tentu saja itu tidak mungkin, kami harus memilih mana yang bisa kami bawa pulang” tutur Febrina.

Sebanyak 107 jenis koleksi tumbuhan diperoleh tim selama ekspedisi yang terdiri dari pohon-pohonan, semak, tumbuhan merambat, herba dan epifit.. Jenis pohon-pohonan yang berhasil dikoleksi  didominasi oleh suku Euphorbiaceae, Annonaceae, Lauraceae Meliaceae dan Ebenaceae  . Untuk jenis tanaman merambat atau Climber meliputi suku Arecaceae (Calamus univarius), Celastraceae (Salica miqueliana), Dioscoreaceae (Dioscorea hispida), Flagellariaceae (Flagellaria indica), Myristicaceae (Knema cinnerea), Piperaceae (Piper retrofractum), Rubiaceae (Uncaria gambir) dan Similacaceae (Smilax sp.). Koleksi jenis semak meliputi suku Euphorbiaceae (Sumbaviopsis albican), Leeaceae (Leea angulata, L. indica), Melastomataceae (Clidemia hirta), Rhizophoraceae (Aegiceras corniculatum, Ceriops decandra) dan Rubiaceae (Gardenia sp.). Sementara jenis tumbuhan epifit didominasi dari suku Orchidaceae (Phalaenopsis deliciosa, Dendrobium subulatum, Pomatocalpa sp., Thrixspermum arachnites), Asclepiadaceae (Hoya sp.,  Dischidia sp.), Urticaceae (Procis pedunculata) dan Vittariacea  (Vittaria linearis).

             Selain itu Tim Ekspedisi juga berhasil mengkoleksi berbagai jenis bambu meliputi, Dinochloa mat-mat (Bambu cacing), Fimbribambusa horsfieldii dan Schizostachyum zolingeri (Pring rampal). Dari ekspedisi ini, KRP mendapatkan 18 jenis tanaman yang merupakan koleksi baru. Ekspedisi ini akan dilanjutkan dengan Tim Keempat yang akan berangkat bulan Mei ini.

(Apriyono dan Febrina/Ed: SM)




Balai Konservasi Tumbuhan Kebun Raya Purwodadi - LIPI
Jl. Raya Surabaya - Malang Km. 65, Purwodadi, Pasuruan - Jawa Timur 67163
Telp. (0343) 615033, Fax. (0341) 426046

Copyright © 2008-2016 Balai Konservasi Tumbuhan Kebun Raya Purwodadi
Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia
responsive css boilerplate by Skeleton