Facebook Fan Page
Sitemap
Kontak
Pengaduan Masyarakat
Kuisioner
 
BERANDATENTANG KRPPELAYANANKOLEKSIPENELITIANTAUTANUNDUHANLELANGBANK BIJI
ANGGREKBAMBUPOLONG-POLONGANPAKUPISANGTANAMAN OBATPALEMTAMAN TEMATIKHOYAKOLEKSI LAIN

beranda > koleksi > anggrek bulan

Anggrek Bulan


Tanaman cantik yang setiap orang tidak akan mungkin tidak jatuh cinta apabila melihat warna-warna cantiknya. Anggrek Bulan (Phalaenopsis amabilis) adalah salah satu bunga nasional indonesia. Pertama kali ditemukan oleh seorang ahli botani belanda, Dr. C.L. Blume. Anggrek ini adalah anggrek yang sebagian besar penggemar anggrek tertarik untuk memiliki anggrek jenis ini. Anggrek ini juga terkenal merupakan salah satu anggrek yang sulit untuk dibudidayakan. Kondisi suhu danintensitas cahaya adalah hal penting yang harus diperhatikan untuk pembudidayaan anggrek jenis ini.

 

Phalaenopsis amabilis adalah tanaman anggrek yang termasuk dalam jenis tanaman anggrek monopodial. Anggrek ini menyukai habitat dengan intensitas cahaya yang sedikit sebagai penunjang hidupnya. Tanaman anggrek ini tersebar luas mulai dari malaysia,indonesia,filiphina,papua hingga ke australia. Cara hidupnya secara epifit dengan menempel pada batang atau cabang pohon di hutan-hutan dan tumbuh subur hingga 600 meter di atas permukaan laut.

 

Karakteristik dari anggrek bulan adalan Daunnya yang berwarna  hijau dengan bentuk memanjang.  Akar-akar tanaman yang memiliki bunga dengan keharuman sedikit ini berwarna putih dan berbentuk bulat memanjang serta terasa berdaging.Diameter bunga ini bisa mencapai 10 cm namun memakan waktu yang cukup lama untuk mendapatkan mekar yang sempurna.

  

Bagaimana apakah tertarik dan mulai jatuh cinta pada sicantik yang berkelopak lebar ini? apabila anda mulai berfikir untuk memiliki dan membudidayakanyanya, berikut ini adalah hal-hal yang harus diperhatikan untuk pemeliharaan anggrek bulan. 4 unsur penting dalam pemeliharaan Phalaenopsis yang tidak dapat diabaikan, diantaranya :

a. Cahaya

Phalaenopsis termasuk anggrek yang tergolong tidak tahan oleh sinar matahari langsung, sinar matahari pagi-siang yang terhalang oleh bayangan dedaunan termasuk yang paling baik untuk menunjang pertumbuhan vegetatif dan memicu pembungaan. Umumnya Phalaenopsis dinaungi oleh paranet 65% jika area tanam terbuka dan paranet 55% jika area tanam dikelilingi oleh tembok/pohon2 besar.

b. Kelembaban

Phalaenopsis suka dengan kelembaban, idealnya antara 60%-75%, terlalu lembab akan menyebabkan jamur mudah berkembang biak, terlalu kering akan menyebabkan tanaman dehidrasi. Untuk menjaga kelembaban dapat diletakan tanaman paku2an dan gentong air yg berisi tanaman dibawah pot Phalaenopsis

c. Aerasi

Phalaenopsis termasuk anggrek epifit yang biasanya menempel pada pohon induk yang tinggi, dan menyukai aliran angin yang semilir, aerasi jg menjaga kadar kelembaban agar tidak terlalu jenuh.

d: Temperatur

biasanya kunci pemicu pembungaan phalaenopsis adalah jika terjadi perbedaan suhu tertinggi – terendah sekitar 10 derajat celcius, oleh karena itu temperatur ideal untuk si kupu2 ini adalah 18-28 drjt celcius. Jk diperhatikan maka masa-masa memasuki musim hujan akan menjadi waktu ideal bagi phal anda untuk memunculkan calon spikenya.[HA]



Lihat juga:
Keci Beling (Hemigraphis alternata)
Dendrobium acinaciforme Roxb.
Thrixspermum subulatum (Bl.) Rchb.f
Dillenia ochreata (Miq.) Teijsm. & Binn. ex Martelli
Cissus quadrangularis L.

Balai Konservasi Tumbuhan Kebun Raya Purwodadi - LIPI
Jl. Raya Surabaya - Malang Km. 65, Purwodadi, Pasuruan - Jawa Timur 67163
Telp. (0343) 615033, Fax. (0341) 426046

Copyright © 2008-2016 Balai Konservasi Tumbuhan Kebun Raya Purwodadi
Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia
responsive css boilerplate by Skeleton