Publikasi Spesies Baru Nepenthes

Publikasi Spesies Baru Nepenthes

Purwodadi, Humas LIPI. Dr. Destario Metusala, M.Sc, Peneliti Pusat Penelitian Konservasi Tumbuhan dan Kebun Raya LIPI di Balai Konsrevasi Tumbuhan Kebun Raya Purwodadi LIPI berkolaborasi penelitian dengan Dee Dee Al Farishy sebagai mahasiswa bimbingannya di jurusan biologi Universitas Indonesia terkait publikasi spesies baru Nepenthes putaiguneung. Spesies baru ini diduga endemik Pulau Sumatera dan memerlukan perlindungan khusus dari perubahan habitat serta ancaman pengkoleksian tak terkendali. Nama epithet “putai guneung” berasal dari bahasa lokal Kerinci, yaitu “putai” (puteri) dan “guneung” (gunung), yang merujuk dari keanggunan sosok spesies dataran tinggi ini yang menyerupai puteri gunung.

Nepenthes merupakan salah satu tumbuhan karnivora yang lebih akrab disebut dengan nama kantong semar atau periuk monyet. Indonesia merupakan salah satu gudang pusat keanekaragaman spesies tumbuhan Nepenthes di dunia. Nepenthes putaiguneung memiliki kantung bawah berukuran tinggi 12-13 cm dan lebar 1,5-2,3 cm. Bibir peristome merah mengkilap serta berusuk pendek berukuran 0,3-0,5 mm. Sedangkan kantung bagian atas lebih ramping berukuran tinggi 8,5-15 cm dan lebar 1,4-2 cm, serta berbibir kehijauan dengan rusuk yang sangat pendek berukuran lebih kecil dari  0,3 mm sehingga tidak nampak jelas.

“Penelitian ini berlangsung selama enam tahun sejak tahun 2014,” jelas Destario. Waktu yang lama tersebut dibutuhkan untuk memperoleh data-data spesies pembanding yang akurat. “Nepenthes singalana dan Nepenthes mikei sebagai spesies pembandingnya”, lanjut Destario. Penelitian ini berkolaborasi pula dengan peneliti dari Inggris dan diterbitkan di jurnal internasional Phytotaxa. (FRW)

Share this post