Mengkaji dari Alam di Kebun Raya Purwodadi

Mengkaji dari Alam di Kebun Raya Purwodadi

Purwodadi, Humas LIPI. Bayu Adjie, Kepala BKT Kebun Raya Purwodadi didampingi General Manager PT MNR Kebun Raya Purwodadi menerima kedatangan  Irsyad Yusuf, Bupati Pasuruan beserta Muspika Pasuruan dan tokoh agama sekabupaten Pasuruan, Selasa, (6/4). Kunjungan rombongan Bupati Pasuruan ini dalam rangka melakukan kegiatan gowes sepeda berkeliling area Kebun Raya Purwodadi.

Kegiatan kedua, melakukan dialog tentang Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (PPKB). Kegiatan dialog secara outdoor bertempat di taman buah lokal Kebun Raya Purwodadi. Kegiatan ini dihadiri sekitar 50 orang dengan tetap mengikuti protokol kesehatan.

Bayu mengajak Bupati Pasuruan beserta rombongan untuk  bisa bersama sama mengkaji dari alam. “Kebun Raya Purwodadi seperti kitab suci yang memiliki kandungan ilmu yang bisa dikaji dan dipelajari,” tutur Bayu dalam sambutannya. Mengkaji dalam artinya adalah upaya konservasi tumbuhan yang ditata dalam petak petak koleksi, bisa dimanfaatkan untuk belajar bersyukur atas kekayaan alam hayati, serta potensi ilmu pengetahuan yang dimiliki bisa dimanfaatkan oleh masyarakat untuk pendidikan maupun wisata alam.

Kegiatan gowes sepeda dan kegiatan sosialisasi program pemerintah daerah dengan memilih Kebun Raya Purwodadi adalah bentuk kegiatan menikmati alam, berupa hamparan pemandangan koleksi tumbuhan yang hijau, segar dan menyehatkan. Diharapkan di masa mendatang kegiatan-kegiatan lain dari Pemerintah Daerah bisa dilaksanakan di Kebun Raya Purwodadi.  Pemerintah Daerah dapat mengenalkan potensi Kebun Raya Purwodadi sebagai objek wisata alam, potensi-potensi lain seperti nilai pendidikan botani yang bisa dipelajari ke masyarakat.

“Kegiatan layanan perkebunrayaan yang bisa dinikmati oleh masyarakat seperti pendidikan lingkungan, magang, penelitian, maupun identifikasi tumbuhan,” tutup Bayu dalam sambutannya. Hal ini direspon positif oleh Bupati Pasuruan.  “Kebun Raya Purwodadi bisa dijadikan destinasi kegiatan Pemerintah Daerah Kabupaten Pasuruan karena selain pemandangan yang indah, juga menyehatkan serta menambah wawasan kita tentang konservasi tumbuhan,” kata Irsyad. Selain itu para peserta kegiatan juga merasa senang dan bangga bahwa mereka bisa melihat koleksi tanaman buah lokal yang ada di petak taman buah lokal yang mungkin sudah jarang ditemui lagi di lingkungan mereka. (SA/FRW)

Share this post