Peran Nyata Kebun Raya Purwodadi Mendukung Kegiatan Konservasi Tumbuhan Dalam Kegiatan Penanaman 54 Jenis Tanaman Langka di Nganjuk

Peran Nyata Kebun Raya Purwodadi Mendukung Kegiatan Konservasi Tumbuhan Dalam Kegiatan Penanaman 54 Jenis Tanaman Langka di Nganjuk

Nganjuk, Sabtu, (19/12) sebagai salah satu bentuk realisasi komitmen  dalam kegiatan konservasi tumbuhan ex-situ, Kebun Raya Purwodadi mengambil peran dalam kegiatan penghijauan. Salah satu kegiatan penghijauan yang bekerja sama dengan Perkawis Kabupaten Nganjuk  yaitu kegiatan penanaman 54 jenis tanaman langka bertempat di Bukit Asmara Gunung Wilis, Dusun Tengger, Desa Blangko, Kecamatan Ngetos, Kabupaten Nganjuk dengan luas lahan 2 hektar. Kebun Raya Purwodadi menyumbangkan 3.087 spesimen bibit tanaman dari berbagai jenis tanaman penghijauan dan beberapa diantaranya tergolong tanaman langka.

Pada kegiatan ini tiga staf Kebun Raya Purwodadi ikut hadir dan turut melakukan penanaman, yaitu Tulabi, Sub Koordinator Koleksi Kebun Raya Purwodadi, Matrani, Staf Unit Registrasi Kebun Raya Purwodadi, Munpuni Yudha Aryata, Staf BKHH LIPI Kawasan Purwodadi. Kegiatan penghijauan semacam ini adalah bentuk kesadaran untuk melakukan konservasi tumbuhan yang tidak bisa dinilai dari sisi ekonomi belaka. Penghijauan merupakan upaya investasi benteng ketahanan ekologi, ketahanan bencana dan ketahanan ekonomi  yang nantinya tetap bisa dinikmati oleh anak cucu kita dan harus dilakukan berkelanjutan.  

Bupati Nganjuk, Novi Rahman Hidayat, Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan sejumlah satker Pemkab Nganjuk, Forpimcam, Forbindes, tokoh masyarakat, tokoh agama serta aktivis lingkungan hidup dan pecinta alam serta pelajar/ pramuka termasuk masyarakat setempat turut hadir dalam kegiatan ini.  “Kerja sama dalam rangka konservasi hutan semacam ini tidak hanya sebatas seremonial saja, namun harus ditindaklanjuti dengan berbagai kegiatan konservasi”, tutur Novi Rahman Hidhayat dalam sambutan pembukaan. Hutan gundul diupayakan bisa dihijaukan kembali dan dilestarikan agar bisa dinikmasi anak cucu kita nanti, selain menghindarkan kita dari bencana banjir,  tanah longsor, dan bencana alam lainnya, seperti yang dilakukan pada kesempatan ini yaitu penghijauan di pegunungan Wilis ini, lanjut Novi.

“Kebun Raya Purwodadi membuka kesempatan yang sebesar-besarnya bagi penggiat konservasi untuk berkolaborasi dalam melakukan penghijauan”, jelas Bayu Adjie, M.Sc, Kepala BKT Kebun Raya Purwodadi. Upaya penghijauan selaras dengan tugas pokok dan fungsi Kebun Raya Purwodadi sebagai Instansi pemerintah yang menjadi kawasan konservasi secara ex-situ. Beberapa koleksi tumbuhan yang ada di Kebun raya Purwodadi didapatkan dari kegiatan eksplorasi yaitu kegiatan untuk mengkoleksi tanaman dari luar Kebun Raya Purwodadi baik yang endemik maupun di daerah lain yang memiliki habitat dataran rendah dengan iklim kering, lanjut Bayu.

Bantuan tanaman yang diberikan adalah hasil perbanyakan tanaman yang dilakukan Kebun Raya Purwodadi baik dari hasil penelitian, hasil eksplorasi, maupun hasil perbanyakan dari koleksi Kebun Raya Purwodadi. Unit Pembibitan Kebun Raya Purwodadi telah berhasil mengembangkan perbanyakan bibit tanaman yang dimanfaatkan untuk penanaman koleksi di Kebun Raya Purwodadi maupun untuk penanaman penghijauan yang dilakukan oleh Kebun Raya Purwodadi bekerja sama dengan stakeholder. Selain itu Kebun Raya Purwodadi juga melakukan kegiatan re-introduksi dalam bentuk sumbangan tanaman dalam kegiatan penghijauan yang dilakukan instansi pemerintah maupun swasta ataupun LSM penggiat konservasi.

Sebelum kegiatan penanaman ini, Perkawis Kabupaten Nganjuk telah melakukan studi banding untuk melakukan diskusi untuk beberapa jenis tanaman yang sesuai dengan habitat di daerah Wilis. Keberadaan Kebun Raya Purwodadi yang merupakan satuan kerja LIPI yang ada di Jawa Timur, memiliki kompetensi dalam hal konservasi tumbuhan, serta memiliki SDM yang berkompeten dalam ilmu botani sehingga menjadi pertimbangan untuk dijadikan tempat studi banding.

Melalui bantuan tanaman ini Kepala Kebun Raya Purwodadi juga berharap bisa dimanfaatkan untuk kegiatan konservasi lahan di daerah Wilis, serta bermanfaat bagi masyarakat sekitar, baik dari segi ekomomis maupun pendidikan atau pembelajaran botani. Tanaman yang disumbangkan bukan sekedar tanaman untuk ditanam, namun ada informasi ilmiah/botani yang dimiliki yang terdata di Kebun Raya Purwodadi yang bisa dimanfaatkan oleh Perkawis Kabupaten Nganjuk untuk bahan pembelajaran dalam bidang botani bagi para akademisi.

Share this post