Suplir berekor

Suplir berekor

Nama ilmiahAdiantum caudatum L. Suku: Adiantaceae.

Distribusi: Old World tropics dari Sri Lanka hingga Asia Tropis ke Kepulauan Pasifik Habitat: Daerah yang lebih kering dan negara dan beriklim musiman, pada tanah yang berdrainase baik , misal pada tanah berkapur. Tumbuh baik pada dataran dengan ketinggian hingga 1200 m dpl.

Karakteristik: Kelompok paku terestrial (darat) dengan rachis berwarna hitam dan mengkilat. Rhizome pendek, tegak dan bersisik. Petiole berwarna hitam keunguan dan mengkilat, tertutupi oleh rambut-rambut yang tegak, lebat dan luas berwarna kemerahan gelap.  Berdaun majemuk, berhadapan (pinnate), berwarna hijau dengan ujung daun berekor panjang (long flagellate). Sori pada lobus ujung daun melingkar. Manfaat: Sebagai tanaman hias di luar dan dalam ruangan, dapat dimanfaatkan sebagai tanaman obat untuk diabetes, batuk dan demam. Perbanyakan: Spora, bagian dari rhizome dan pembelahan rumpun.

References:

De Winter, W.P. and V.B. Amoroso. 2003. Plant Resources of South-East Asia, Cryptogams : Fern and fern allies. Bogor. Indonesia. Pp. 50-54

Sastrapraja, S., J.J. Afriastini, D. Darnaedi, dan E.A. Widjaja. 1985. Jenis Paku Indonesia. Lembaga Biologi Nasional-LIPI. Bogor. Pp.113

Share this post