Bambu petung

Bambu petung

Bambu Petung (Dendrocalamus asper  (Schult.) Backer ex Heyne)

Karakteristik: jenis bambu ini dicirikan dengan rumpunnya yang simpodial, tegak dan rapat. Rebung berwarna hitam keunguan, tertutup bulu berwarna coklat hingga kehitaman. Tinggi buluh mencapai 20 m, tegak dengan ujung melengkung. Buluh berwana hijau, hijau tua atau hijau keunguan, atau agak hijau keputih-putihan dan bertotol putih karena ada lumut ketika tua, selain itu buku-bukunya dikelilingi oleh akar udara.

Habitat: Tumbuh baik di tanah aluvial tropis yang lembab dan basah, dapat tumbuh di daerah kering di dataran rendah maupun dataran tinggi namun diameter batangya akan menjadi kecil dan dindingnya menjadi tebal.

Pemanfaatan: Buluh digunakan untuk pilar konstruksi banguna, mebel, industri sumpit, tusuk gigi dan kertas serta untuk membuat alat musik bambu tradisional seperti bas. Bagi orang Sunda dan Jawa rebung dimanfaatkan sebagai sayuran yang enak.

Share this post