79 Tahun Kebun Raya Purwodadi LIPI, Semangat Untuk Terus Mengkonservasi Tumbuhan Dataran Rendah Kering

79 Tahun Kebun Raya Purwodadi LIPI, Semangat Untuk Terus Mengkonservasi Tumbuhan Dataran Rendah Kering

Hampir delapan dekade keberadaan Kebun Raya Purwodadi di wilayah Jawa bagian Timur terus memberikan manfaat bagi masyarakat. Di bawah naungan LIPI, Kebun Raya dengan nama resmi Balai Konservasi Tumbuhan Kebun Raya Purwodadi – LIPI terus bersemangat dalam mengemban visinya untuk menjadi Kebun Raya berkelas dunia dalam bidang Konservasi Tumbuhan Ex-Situ dan Penelitian Tumbuhan Dataran Rendah Kering serta Layanan Jasa Perkebunrayaan. Semangat tersebut dibuktikan dengan Peresmian Taman Buah Lokal yang diselenggarakan pada 2 Februari 2020, sebagai bagian dari peringatan hari jadi Kebun Raya Purwodadi ke 79 yang jatuh pada tanggal 30 Januari 2020.

Peresmiannya ditandai dengan penanaman tanaman Matoa(Pometia pinnata J.R. Forst. & G. Forst.)  buah lokal asli khas Papua oleh kepala Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia Dr. Laksana Tri Handoko sekaligus membuka rangkaian kegiatan Festival Kebun Raya. “Taman buah lokal dapat menjadi daya tarik dan sarana wisata edukasi bagi masyarakat yang berkunjung ke Kebun Raya Purwodadi” kata Kepala LIPI, Laksana Tri Handoko.

Plt. Deputi IPH LIPI Dr. Yan Rianto dalam kesempatan tersebut juga turut menanam tanaman Belimbing (Avverhoa carambola L.) untuk melengkapi koleksi tanaman di taman buah lokal. 30 spesies tanaman telah ditanam dalam taman buah lokal tersebut yang terdiri dari 19 suku, yakni : Malvaceae, Clusiaceae, Bromeliaaceae, Sapindaceae, Annonaceae, Burseraceae, Euphorbiaceae, Myrtaceae, Rutaceae, Clusiaceae, Dileniaceae, Phyllantaceae, Oxalidaceae, Anacardiaceae, Ebenaceae, Fabaceae, Flacourtiaceae, Sapotaceae, Malvaceae. Tanaman yang ditanam dalam taman buah lokal tersebut merupakan tanaman buah lokal Jawa Timur dan Indonesia, beberapa dari tanaman yang ditanam di taman tersebut merupakan hasil kajian para staf Peneliti & staf Teknisi Kebun Raya Purwodadi yang telah dituliskan dalam publikasi buku berjudul ”Potensi dan Konservasi Buah-buahan Lokal Jawa Timur”.

Sejak berdiri di tahun 1941 telah banyak prestasi yang diukir oleh Kebun Raya Purwodadi. Dalam bidang konservasi tumbuhan ex situ, Kebun seluas 85 hektar ini telah mengkonservasi 12.389 spesimen tanaman. Di bidang penelitian tumbuhan dataran rendah kering Indonesia, dalam kurun waktu 3 tahun terakhir (2017-2019) telah dihasilkan 49 publikasi internasional yang terindeks Scopus dan Thomson-Reuters serta 50 publikasi nasional, dimana keseluruhan publikasi tersebut dapat diakses oleh pihak pihak yang berkepentingan sebagai bahan rujukan ilmiah. Selain itu, Kebun Raya Purwodadi merupakan satauan kerja pemerintah yang telah menerapkan zona integritas dalam memberikan pelayanan publik kepada masyarakat sehingga meraih predikat sebagai Wilayah Bebas Korupsi dan Wilayah Birokrasi Bersih Melayani.

Untuk memperingati usia ke 79 tahun, Kebun Raya Purwodadi menggelar rangkaian kegiatan, yakni : tasyakuran sebagai ajang silaturahmi antar sesama pegawai dan antar pegawai dengan para pegawai purna tugas, peresmian taman buah lokal oleh Kepala LIPI, Festival Kebun Raya hasil kerja sama antara Kebun Raya Purwodadi dan PT. Mitra Natura Raya yang meliputi; Food Festival dengan mengangkat berbagai jenis kuliner di Jawa Timur khususnya di Pasuruan, Plant & Fruit Festival yang menampilkan berbagai tumbuhan dan hasil bumi, Music Enthusiastuntuk memperkenalkan dan menghibur pengunjung yang berkunjung ke Kebun Raya Purwodadi dengan kesenian daerah Jawa Timur, Social Experiencemeliputi Fun Games, Donor Darah dan Gathering Komunitas.

Dengan bertambahnya usia, Kebun Raya Purwodadi terus memantaskan diri menjadi lembaga pemerintah yang terus memberikan manfaat dan pelayanan publik bagi masyakarat luas. Hal tersebut diwujudkan dengan adanya penambahan daya tarik wisata edukasi baru yakni taman labirin, taman buah lokal, perbaikan sarana pelayanan publik di dalam kebun untuk memberikan kenyamanan bagi masyarakat yang berkunjung ke Kebun Raya Purwodadi. Peran aktif Kebun Raya Purwodadi sebagai benteng terakhir bagi pelestarian tumbuhan di Indonesia diharapkan mampu memberikan manfaat bagi pelestarian keanekaragaman hayati tumbuhan di Indonesia. (Humas & Kerjasama Kawasan Purwodadi)

Share this post